Laman

Minggu, 03 Februari 2013

aku rindu hinaanmu

"semua berawal karena apa? mengapa? apa karena kesalahanku?".
tak ada yang bisa menjawab, mungkin kamu bisa jika kamu tau, mengerti, dan merasakannya.
"ada apa diantara aku dan kamu?".
mungkin jawabannya tak ada apa-apa. lantas mengapa aku merasakan ada sesuatu yang berbeda jika tak ada apa-apa diantara kita? apa aku terlalu sensitif? atau mungkin karena aku terlalu berlebihan menyikapi semua ini? entahlah. namun ku rasa kini ada jarak diantara kita. aku dan kamu. entah itu apa dan karena apa.
sejaka saat itu hingga saat ini, aku dan kamu tak seperti sejak saat dulu. memang tak ada yang spesial, tapi ini jauh lebih buruk dari dulu. saat dimana kita masih saling menyapa, tertawa, bahkan menghina. aku rindu dimana aku bisa berbicara dihadapanmu, mengeluarkan cacian dari mulutku untukmu. aku rindu saat daun telingaku memerah dan amarahku memuncak mendengar cacian dari mulutmu. aku rindu saat aku bisa tertawa lepas karena menghinamu. kini, untuk sekedar menoleh tersenyum atau menyapa pun sulit rasanya meski hanya satu kata saja. kaku. kita tak seperti saling mengenal meskipun ada dalam satu lingkaran yang sama. hanya tau nama tanpa menyapa dan berbicara. tak ada pembicaraan diantara kita, sejak libur semester pertama berakhir. 7 januari 2013.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar